apa kata malam ni kita jiwang-jiwang sikit dengan nukilan (kalau boleh diterjemahkan menjadi sajak).. suka-suka sak ni...tajuk pun tak ada lagi
redup wajah seredup hatinya
emosi meluap perasaanya terhiris
aku tidak laparkan semua itu
aku tidak tega mencalar hatinya
aku bisa berdikar, mengurus diri sendiri
aku tidak perlu simpati, malah tidak mahukan belas ihsan
pergilah kepadanya
kembalilah kepada dirinya
jernihkan hidupmu, ceriakan hatinya
aku tidak sekali-kali ingin menjadi seperti sang nyamuk
rakus menghisap darah manusia!
akhirnya mati kekenyangan!
demi nikmat dan kepuasan sementara
pulanglah...
dia setia, anak-anak itu perlukanmu
kembalilah kepada mereka
sesungguhnyaAllah menciptakan dia untukmu bukan untuk disakiti
tetapi untuk dimanjai, dibelai dan disayangi
jangan leka dengan nikmat yang diberikan Allah kepadaku
nilai dan kenangi saat-saat bersamanya
usah pedulikan aku
jangan sesekali mencuba untuk menjadi pelindung
sedangkan yang hak perlu menegakkan yang batil
Allah bersamaku, Dia Maha Mengetahui aturan hidupku..
Dia yang menciptakan aku..
PadaNya juga aku kembali
Pasti hikmah untukku sedang menanti
Aku redha, sabar dan tawakal
Itu janji yang termeteri demi sebuah KESABARAN
No comments:
Post a Comment